Pemdes Tajun Bekerja Sama dengan BMI Buleleng Lakukan Fogging Cegah Penyebaran Demam Berdarah

  • Admin Kubutambahan
  • 29 Juni 2020
  • Dibaca: 37 Pengunjung

Dalam upaya mencegah perkembangbiakan nyamuk demam berdarah di Desa Tajun, Pemerintah Desa Tajun meminta bantuan Banteng Muda Indonesia (BMI) Buleleng untuk melakukan fogging. Kegiatan fogging dikoordinasi langsung oleh Ketua BMI Buleleng dr. Ketut Putra Sedana, Sp. OG., Minggu (28/6), didampingi oleh Perbekel Tajun Made Arya, S.H., Ketua LPM, dan Perangkat Desa. Fogging dilakukan di wilayah Banjar Dinas Pudeh, Tampul Lawang, dan Pasek.

“Sudah 6 warga Desa Tajun yang terjangkit demam berdarah. Oleh sebab itu, Pemerintah Desa mengambil langkah untuk memberantas perkembangan nyamuk demam berdarah dengan melakukan fogging. Fogging kali ini dilakukan oleh BMi Buleleng, untuk itu kami mengucapkan terima kasih karena BMI Buleleng telah berpartisipasi untuk mewujudkan lingkungan Desa Tajun yang sehat,” jelas Made Arya, S.H.

Sementara itu, dr. Ketut Putra Sedana, Sp. OG., yang akrab dipanggil Dokter Caput menjelaskan bahwa selain fogging upaya pemberantasan yang paling penting adalah pemberantasan sarang nyamuk (PSN) dengan pola 3 M, yaitu Menguras (membersihkan tempat penampungan air), Menutup (menutup rapat tempat penampungan air), dan Mengubur/Mendaur (mengubur atau mendaur barang-barang yang dapat menjadi tempat perkembangbiakan nyamuk demam berdarah).

“Jika itu sudah bisa dilakukan dengan baik otomatis demam berdarah akan bisa kita cegah. Dan saat ini masih ada demam berdarah, disinilah kita perlu memberikan pendidikan kepada masyarakat tentang betapa pentingnya PSN tersebut. Jadi tentunya pencegahan demam berdarah dengan PSN ini yang utama, tapi ketika ada penderita di sinilah fogging kita perlukan,” jelas Dokter Caput.

Sumber : http://tajun-buleleng.desa.id/index.php/first/artikel/946

Share Post :