Buleleng – Mewakili Camat Kubutambahan, Kepala Seksi Sosial dan Budaya Kecamatan Kubutambahan, Made Sukrapa, menghadiri Rapat Evaluasi Pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis (MBG) Triwulan II Tahun 2026 di Kabupaten Buleleng, Jumat (10/7/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng tersebut dilaksanakan sebagai upaya mengevaluasi perkembangan, capaian, serta berbagai kendala dalam pelaksanaan Program Makanan Bergizi Gratis selama Triwulan II Tahun 2026. Rapat diikuti oleh perangkat daerah, camat se-Kabupaten Buleleng, instansi vertikal, serta pemangku kepentingan terkait.
Rapat dibuka oleh Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng. Dalam arahannya, disampaikan informasi mengenai Surat Keputusan Satuan Tugas Program Makanan Bergizi Gratis sebagai dasar koordinasi dan penguatan pelaksanaan program di Kabupaten Buleleng.
Pemaparan selanjutnya disampaikan oleh Ketua Koordinator Wilayah Program MBG Kabupaten Buleleng, Rusdianto. Berdasarkan hasil evaluasi, terdapat 38 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang telah beroperasi di Kabupaten Buleleng. Sementara itu, sebanyak delapan SPPG belum beroperasi, salah satunya karena pelaksanaan program menyesuaikan masa libur peserta didik. Capaian pelaksanaan program MBG di Kabupaten Buleleng tercatat sebesar 54,916 persen.
Khusus di Kecamatan Kubutambahan, terdapat tiga SPPG, dengan satu SPPG yang belum beroperasi. Berdasarkan kondisi dan kebutuhan pelayanan, Kecamatan Kubutambahan masih memerlukan tambahan sekitar empat SPPG untuk memperluas jangkauan penerima manfaat.
Kebutuhan penambahan tersebut dipengaruhi oleh kondisi geografis Kecamatan Kubutambahan yang cukup luas serta jarak antardesa dan lokasi satuan pendidikan yang tersebar. Oleh karena itu, diperlukan pemetaan dan perencanaan yang matang agar proses pengolahan, pendistribusian, serta penerimaan makanan bergizi dapat berlangsung tepat waktu dan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan.