Bulian – Mewakili Bupati Buleleng, Camat Kubutambahan I Nyoman Arya Lanang Subahagia Putra menghadiri sekaligus melaksanakan persembahyangan dalam rangka upesaksi Katur Bhakti Pujawali Ageng Purnama Sasih Kapat di Pura Bale Agung Desa Adat Bulian, Kecamatan Kubutambahan, Kabupaten Buleleng, Sabtu (26/9/2026).
Turut hadir dalam kegiatan tersebut Anggota DPRD Kabupaten Buleleng Dapil Kubutambahan I Wayan Edi Parsa, Perbekel Desa Bulian, Perbekel Desa Kubutambahan, Penyuluh Agama Hindu, Bendesa Adat Bulian, serta para Atiti Bakti dan krama Desa Adat Bulian.
Dalam kesempatan tersebut, Bendesa Adat Bulian menyampaikan bahwa pelaksanaan karya kali ini merupakan rangkaian upacara Ngamedalang Ida Ratu Hyang Ning Hyang (Ida Ratu Hyang Pingit), Ida Batara Turun Kabeh ka Segara Panyusuhan Kubutambahan, serta Puja Wali Agung Purnama Sasih Kapat di Pura Bale Agung Desa Adat Bulian yang dilaksanakan setiap lima tahun sekali.
Pelaksanaan karya tersebut menjadi bentuk penghormatan dan rasa bhakti masyarakat Desa Adat Bulian kepada Ida Sang Hyang Widhi Wasa, sekaligus menjadi momentum mempererat kebersamaan krama dalam menjaga nilai-nilai adat, budaya, dan spiritual yang telah diwariskan secara turun-temurun. Hal senada juga disampaikan oleh Perbekel Desa Bulian yang menyampaikan apresiasi serta aspirasi kepada seluruh krama Desa Bulian atas partisipasi dan kebersamaan dalam mendukung kelancaran rangkaian kegiatan upacara sehingga dapat terlaksana dengan tertib, aman dan lancar.
Sementara itu, Camat Kubutambahan I Nyoman Arya Lanang Subahagia Putra menyampaikan apresiasi kepada krama Desa Adat Bulian yang telah melaksanakan rangkaian karya dengan tertib, aman, dan penuh kebersamaan. Beliau juga mengapresiasi peran seluruh pihak yang telah mendukung kelancaran pelaksanaan kegiatan, mulai dari pecalang, Satpol PP Kecamatan, unsur TNI/Polri, hingga masyarakat, termasuk dalam pengamanan dan kelancaran rangkaian upacara mepeningan di Pura Puseh Penegil Dharma/Penyusuan.
Selain menyampaikan apresiasi terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan, Camat Kubutambahan juga mengajak seluruh krama untuk meningkatkan kepedulian terhadap kebersihan lingkungan melalui pengelolaan sampah secara mandiri mulai dari sumbernya.
Menurutnya, masyarakat sebagai penghasil sampah memiliki peran penting dalam menjaga kelestarian lingkungan. Salah satu langkah yang dapat dilakukan adalah membiasakan memilah sampah sejak dari rumah, terutama memisahkan sampah organik dan anorganik sebelum dibuang ke tempat pengolahan sampah. “Sebagai masyarakat yang memproduksi sampah, kita harus mulai membiasakan diri memilah sampah dari sumbernya. Sampah organik dapat dimanfaatkan kembali, sementara sampah anorganik dapat dikelola melalui tempat pengolahan sampah yang tersedia,” ujar Camat Arya Lanang
Cakub Arya Lanang menambahkan, pengelolaan sampah bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi membutuhkan keterlibatan seluruh lapisan masyarakat. Dengan kesadaran bersama, lingkungan desa dapat tetap terjaga kebersihannya, sehat, dan nyaman bagi generasi mendatang.
Camat juga mengajak masyarakat untuk mendukung berbagai aturan desa terkait pengelolaan sampah sebagai bentuk tanggung jawab bersama dalam menjaga kelestarian lingkungan. Upaya tersebut sejalan dengan semangat masyarakat Bali dalam menjaga keseimbangan hubungan antara manusia, alam, dan Ida Sang Hyang Widhi Wasa.
Pada kesempatan tersebut, Camat Kubutambahan turut menyerahkan Dana Punia Bupati Buleleng berupa voucher senilai Rp5 juta sebagai bentuk dukungan Pemerintah Kabupaten Buleleng terhadap pelaksanaan kegiatan keagamaan serta pelestarian nilai-nilai adat dan budaya Bali. Dana Punia tersebut diterima langsung oleh Bendesa Adat Bulian.
Kegiatan tersebut menjadi momentum memperkuat sinergitas antara Pemerintah Kabupaten Buleleng dengan masyarakat adat dalam menjaga keharmonisan, meningkatkan kepedulian terhadap lingkungan, serta melestarikan nilai spiritual dan budaya yang menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Kabupaten Buleleng.