Kubutambahan – Staf Perencanaan Kecamatan Kubutambahan mengikuti kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Kajian Rekomendasi Kebijakan Pembangunan Ekosistem Bahasa Isyarat Disabilitas yang dilaksanakan secara daring melalui Zoom Meeting pada Selasa (12/5/2026), bertempat di Ruang Kerja Subbag Perencanaan.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya penyusunan rekomendasi kebijakan dalam penguatan ekosistem bahasa isyarat bagi penyandang disabilitas di Indonesia. Acara diawali dengan sambutan Sekretaris Daerah yang dalam kesempatan tersebut disampaikan oleh Asisten Administrasi Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Setda Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, S.STP., M.A.P.
Dalam sambutannya disampaikan bahwa data yang dikumpulkan melalui audiensi dan diskusi ini diharapkan mampu mencerminkan kebutuhan riil, hambatan yang dihadapi penyandang disabilitas, serta peluang perbaikan yang dapat dilakukan oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan pelayanan publik yang inklusif.
Selanjutnya, materi kajian disampaikan oleh Ibu Inayah Hidayati dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) terkait temuan sementara hasil kajian kebijakan pembangunan ekosistem bahasa isyarat disabilitas di Indonesia.
Adapun tujuan kajian tersebut meliputi penyediaan dan identifikasi data baseline yang komprehensif mengenai efektivitas dan kesesuaian Sistem Isyarat Bahasa Indonesia (SIBI) dan Bahasa Isyarat Indonesia (BISINDO) di berbagai daerah dan sektor layanan. Selain itu, kajian juga bertujuan merumuskan standar operasional Juru Bahasa Isyarat (JBI), standardisasi bahasa isyarat di Indonesia, kebijakan pelatihan JBI terspesialisasi, hingga penguatan implementasi kebijakan ekosistem bahasa isyarat melalui pendekatan Regulatory Impact Analysis (RIA).
Dari hasil diskusi, salah satu rekomendasi yang mengemuka adalah perlunya pelatihan bahasa isyarat bagi perwakilan masing-masing Organisasi Perangkat Daerah (OPD), minimal memiliki satu orang penerjemah bahasa isyarat guna mendukung pelayanan publik yang lebih inklusif dan ramah disabilitas.
Melalui partisipasi dalam kegiatan ini, Staf Perencanaan Kecamatan Kubutambahan menunjukkan komitmen dalam mendukung pembangunan pelayanan publik yang setara, inklusif, dan mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat, termasuk penyandang disabilitas.
Sumber : Laporan Staf Perencanaan Kecamatan Kubutambahan ( Komang Sentiada)