Kubutambahan – Mewakili Camat Kubutambahan, Sekcam I Nyoman Budiarsana bersama Staf Seksi Pembangunan menghadiri kegiatan Rembuk Stunting Desa Bila yang dilaksanakan di Aula Kantor Perbekel Desa Bila, Jumat (5/6).
Kegiatan dibuka oleh Ketua BPD Desa Bila dan dihadiri oleh Perbekel beserta perangkat desa, perwakilan Puskesmas Kubutambahan II, Ketua TP PKK Desa Bila, Pendamping Lokal Desa, Pendamping PLKB, Kader Posyandu, Kader Pembangunan Manusia (KPM), LPM, Kepala Dusun, Babinsa, Bhabinkamtibmas, serta Bidan Desa.
Rembuk Stunting merupakan agenda tahunan dalam rangka memperkuat konvergensi percepatan penurunan stunting melalui sinergi lintas sektor dan keterlibatan aktif seluruh elemen masyarakat desa guna meningkatkan kualitas kesehatan masyarakat dan mewujudkan generasi yang sehat dan unggul.
Dalam sambutannya, Perbekel Desa Bila mengajak seluruh komponen masyarakat untuk menerapkan pola hidup sehat sebagai langkah pencegahan stunting sejak dini. Sementara itu, Sekcam Kubutambahan Budiarsana menyampaikan apresiasi atas pelaksanaan kegiatan tersebut serta berharap hasil rembuk dapat menghasilkan program dan kebijakan yang tepat sasaran untuk mendukung upaya penurunan stunting di Desa Bila. Berbagai usulan yang disepakati akan menjadi bahan pertimbangan dalam penyusunan RKPDes dan APBDes Desa Bila.
Data konvergensi stunting yang dipaparkan meliputi 42 remaja putri, 1 calon pengantin, 10 ibu hamil, 8 ibu nifas, 65 anak usia 0–59 bulan, dan 73 keluarga sasaran.
Adapun beberapa usulan prioritas yang dihasilkan dalam rembuk meliputi penyuluhan pendidikan bagi anak putus sekolah, edukasi gizi seimbang dan pentingnya Posyandu, penyuluhan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS), keterlibatan Linmas dalam kegiatan Posyandu, serta fasilitasi administrasi kependudukan dan jaminan sosial bagi masyarakat.
Kegiatan diakhiri dengan penandatanganan berita acara dan sesi foto bersama sebagai bentuk komitmen bersama dalam mendukung percepatan penurunan stunting di Desa Bila.