-
kubutambahan@bulelengkab.go.id
Kecamatan Kubutambahan

Kecamatan Kubutambahan Hadiri Rapat Penetapan Tugas TRC Penanggulangan Bencana Kabupaten Buleleng

Admin kubutambahan | 03 Juli 2026 | 39 kali

Buleleng — Staf Trantib Kecamatan Kubutambahan menghadiri rapat Penetapan Tugas Tim Reaksi Cepat (TRC) Penanggulangan Bencana Kabupaten Buleleng yang dilaksanakan di Ruang Rapat Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng, Jumat (3/7/2026).

Rapat dihadiri oleh seluruh unsur Tim Reaksi Cepat sesuai struktur yang tercantum dalam SK. Kegiatan dibuka sekaligus dipimpin langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng, I Gede Suyasa, S.P.

Dalam arahannya, Kalaksa BPBD Kabupaten Buleleng menyampaikan dan mempertegas struktur serta tugas masing-masing sektor yang tergabung dalam TRC Penanggulangan Bencana. Terdapat tujuh sektor yang tercantum dalam SK sebagai dasar pelaksanaan tugas di lapangan.

Kalaksa BPBD Kabupaten Buleleng menekankan agar seluruh unsur yang terlibat dapat menjalankan tugas dengan sungguh-sungguh, responsif, dan penuh tanggung jawab. Selain itu, seluruh elemen yang tergabung dalam TRC diharapkan mampu membangun sinergitas dalam upaya mitigasi, kesiapsiagaan, penanganan, hingga pemulihan pascabencana.

Sebagai tindak lanjut, akan dibentuk grup WhatsApp sebagai sarana koordinasi dan percepatan penyampaian informasi antarunsur TRC. Hal ini diharapkan dapat mempermudah komunikasi, terutama dalam kondisi kedaruratan yang membutuhkan respons cepat.

Dalam rapat tersebut juga disampaikan bahwa setiap unsur TRC pada masing-masing OPD maupun wilayah diharapkan memahami tugas dan tanggung jawabnya. TRC merupakan tim yang bersifat insidentil, sehingga diperlukan kesiapan personel yang mau dan mampu bergerak cepat saat terjadi kejadian bencana di wilayah masing-masing.

BPBD Kabupaten Buleleng juga memaparkan data kejadian bencana periode Januari hingga Juni 2026. Berdasarkan data tersebut, tercatat sebanyak 402 kejadian bencana di Kabupaten Buleleng dengan berbagai jenis kejadian. Sementara itu, di Kecamatan Kubutambahan tercatat sebanyak 32 kejadian bencana.

Menyikapi kondisi saat ini yang telah memasuki musim panas, BPBD Kabupaten Buleleng turut mengingatkan potensi kekeringan di sejumlah wilayah. Berdasarkan data sebelumnya, terdapat 29 desa di Kabupaten Buleleng yang berpotensi mengalami kekeringan, termasuk Desa Bulian di Kecamatan Kubutambahan.

Sehubungan dengan hal tersebut, diperlukan sinergitas dalam upaya mitigasi dan penanganan potensi kekeringan. Camat diharapkan dapat membantu mengoordinasikan pemerintah desa, khususnya terkait penyediaan tandon sebagai tempat penampungan air bagi masyarakat yang membutuhkan.