Buleleng, 20 Agustus 2026 – Ketua TP PKK Kecamatan Kubutambahan Ny. Wahyu Hirma Arya Lanang menghadiri Launching Aplikasi Sistem Informasi Mandala Ambararaja Pemberdayaan dan Kesejahteraan Keluarga (SIMANJA PKK) Kabupaten Buleleng, Kamis (20/8). Dalam kegiatan tersebut, Ny. Wahyu Hirma Arya Lanang turut didampingi Camat Kubutambahan I Nyoman Arya Lanang Subahagia Putra.
Kegiatan yang diselenggarakan oleh TP PKK Kabupaten Buleleng tersebut berlangsung di Area Buleleng Digital Expo (BDE), Ruang Terbuka Hijau (RTH) Rumah Jabatan Bupati Buleleng. Launching SIMANJA PKK merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia dan Buleleng Festival 2026.
SIMANJA PKK merupakan inovasi digital yang dikembangkan untuk mendukung pengelolaan data dan administrasi PKK secara lebih efektif, terintegrasi, dan berbasis data. Kehadiran aplikasi ini mentransformasi proses pendataan yang sebelumnya dilakukan secara manual menjadi sistem digital terpusat yang dapat diperbarui secara real-time.
Ketua TP PKK Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, saat meluncurkan aplikasi tersebut didampingi Bupati Buleleng dr. I Nyoman Sutjidra menyampaikan apresiasi atas kolaborasi TP PKK Kabupaten Buleleng bersama Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfosanti) Kabupaten Buleleng dalam menghadirkan inovasi digital tersebut.
Ny. Wardhany menekankan bahwa PKK memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah daerah dalam mendukung pembangunan dan pemberdayaan masyarakat. Untuk itu, ketersediaan data yang cepat, valid, akurat, dan terintegrasi menjadi bagian penting dalam mendukung pelaksanaan program PKK, termasuk sepuluh program pokok PKK.
Melalui SIMANJA PKK, pencatatan data dasawisma diarahkan dari sistem manual menuju basis data digital yang terpusat. Aplikasi tersebut juga menjadi sarana pelaporan kegiatan Pokja I hingga Pokja IV secara lebih terstruktur.
Sebelum diluncurkan, SIMANJA PKK telah melalui tahap uji coba di Kelurahan Kampung Baru, Kecamatan Buleleng, serta Desa Sepang Kelod, Kecamatan Busungbiu. Tahapan uji coba tersebut dilakukan untuk memastikan aplikasi dapat mendukung kebutuhan pendataan dan administrasi PKK di lapangan.
Selain launching aplikasi, kegiatan juga dirangkaikan dengan penyerahan 20 sertifikat Hak Kekayaan Intelektual (HKI).
Melalui penerapan SIMANJA PKK, seluruh desa dan kelurahan di Kabupaten Buleleng diharapkan dapat melaksanakan pendataan melalui kader dasawisma secara lebih efektif, akurat, dan terintegrasi. Ketersediaan data PKK yang valid dan terbarui diharapkan dapat semakin mendukung perencanaan serta pelaksanaan program pemberdayaan dan kesejahteraan keluarga di Kabupaten Buleleng.