-
kubutambahan@bulelengkab.go.id
Kecamatan Kubutambahan

Kecamatan Kubutambahan Hadiri Sosialisasi SPMB dan Penandatanganan Komitmen Pelaksanaan Tahun Ajaran 2026/2027

Admin kubutambahan | 16 April 2026 | 68 kali

Buleleng – Staf Seksi Sosial Budaya Kecamatan Kubutambahan menghadiri kegiatan Sosialisasi Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) sekaligus Penandatanganan Komitmen Dukungan Pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 yang objektif, akuntabel, transparan, berkeadilan, dan tanpa diskriminasi. Kegiatan ini dilaksanakan pada Kamis, 16 April 2026, pukul 09.00 WITA, bertempat di Ruang Rapat Bappeda Kabupaten Buleleng.

Kegiatan diawali dengan doa, dilanjutkan dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya. Acara kemudian dibuka dengan sambutan Kepala Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga Kabupaten Buleleng, Ida Bagus Gede Surya Bharata, S.Pd., M.AP. Selanjutnya, arahan disampaikan oleh Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan Provinsi Bali, serta pemaparan materi SPMB oleh Sekretaris Dinas Pendidikan, Pemuda, dan Olahraga.

Fokus utama kegiatan ini adalah membangun integritas serta meningkatkan kepercayaan publik terhadap proses seleksi penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027. Dalam sosialisasi tersebut disampaikan bahwa pelaksanaan SPMB mengedepankan tiga prinsip utama, yaitu objektif, akuntabel, dan transparan.

Adapun beberapa materi yang dipaparkan dalam sosialisasi meliputi:

1. Prinsip umum penerimaan murid baru tahun ajaran 2026/2027;

2. Tahapan perencanaan SPMB, termasuk persentase kuota pada masing-masing jalur;

3. Data statistik lulusan jenjang TK dan daya tampung jenjang SD;

4. Data statistik lulusan jenjang SD dan daya tampung jenjang SMP;

5. Jadwal pendaftaran murid baru yang direncanakan dimulai pada awal Juni 2026.


Selain sosialisasi, kegiatan ini juga dirangkaikan dengan penandatanganan komitmen dukungan pelaksanaan SPMB oleh para pemangku kepentingan. Penandatanganan ini merupakan bentuk pernyataan pakta integritas untuk menghindari praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN), sekaligus memperkuat sinergi antar unit kerja serta kesiapan dalam mitigasi risiko selama proses penerimaan berlangsung.

Dalam arahannya, narasumber menekankan pentingnya ketelitian dalam proses penjaringan murid guna memastikan pemerataan jumlah peserta didik di masing-masing sekolah. Selain itu, seluruh pihak diminta untuk segera menyampaikan kendala atau kebutuhan kebijakan sebelum pelaksanaan, mengingat sistem akan terkunci secara otomatis saat proses berjalan.

Melalui kegiatan ini diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat berkomitmen dan bekerja sama dalam menyukseskan pelaksanaan SPMB Tahun Ajaran 2026/2027 secara tertib, adil, dan transparan.