Kubutambahan, Rabu 15 Juli 2026 – Pemerintah Kecamatan Kubutambahan melaksanakan Pelatihan Dasar Satlinmas Tahun 2026 bertempat di Kantor Camat Kubutambahan. Kegiatan ini dibuka secara langsung oleh Kasi Trantib Kecamatan Kubutambahan, I Made Sukanatha.
Pelatihan ini diikuti oleh perwakilan anggota Satlinmas dari desa-desa se-Kecamatan Kubutambahan sebagai upaya meningkatkan kapasitas, pengetahuan, serta kesiapsiagaan dalam menjalankan tugas perlindungan masyarakat di tingkat desa. Kegiatan tersebut dilaksanakan menindaklanjuti surat Kepala Satuan Polisi Pamong Praja Kabupaten Buleleng, nomor B. 300.1.4/1106/LIN-Satpol.PP/VII/2026, tanggal 6 Juli 2026, perihal Pelaksanaan Pelatihan Dasar Satlinmas tahun 2026.
Dalam kegiatan tersebut, peserta mendapatkan berbagai materi dari narasumber lintas sektor, yakni unsur Koramil 1609-02 Kubutambahan, Polsek Kubutambahan, Dinas PMDP2KB Kabupaten Buleleng, Satpol PP Kabupaten Buleleng, serta BPBD Kabupaten Buleleng.
Materi awal berupa Peraturan Baris Berbaris (PBB) yang disampaikan oleh unsur Koramil 1609-02 Kubutambahan. Selanjutnya, Kanit Binmas Polsek Kubutambahan Gede Bagus Budihardika, S.H. memberikan materi terkait keamanan dan ketertiban umum, termasuk pentingnya pelaksanaan tugas Linmas secara humanis, menjunjung tinggi hukum, serta memperkuat sinergitas dengan Bhabinkamtibmas dalam menjaga keamanan lingkungan desa.
Dinas PMDP2KB Kabupaten Buleleng melalui Fungsional Penggerak Masyarakat, Dewa Nyoman Suarjana Putra, S.E., memberikan pemahaman mengenai dukungan penganggaran dan sarana prasarana Satlinmas sesuai ketentuan Permendagri Nomor 26 Tahun 2020, sehingga pemerintah desa dapat mendukung operasional Linmas melalui perencanaan dan penganggaran desa.
Sementara itu, Satpol PP Kabupaten Buleleng yang dikoordinir oleh Kepala Seksi Bina Potensi Masyarakat, Kadek Arnaya, S.E., menyampaikan materi terkait tugas pokok dan fungsi Satlinmas dalam penyelenggaraan ketertiban umum, ketenteraman masyarakat, dan perlindungan masyarakat.
Pada sesi berikutnya, BPBD Kabupaten Buleleng melalui Gede Mahendra, Analisis Bencana Ahli Muda, memberikan materi kesiapsiagaan menghadapi bencana, khususnya potensi kekeringan pada musim kemarau, kebakaran, serta kebutuhan air bersih. Peserta juga diberikan pemahaman terkait tahapan penanganan bencana mulai dari siaga darurat, tanggap darurat hingga masa transisi darurat bencana.
Melalui pelatihan ini, diharapkan anggota Satlinmas semakin siap menjalankan peran strategis dalam membantu menjaga keamanan, ketertiban, serta mendukung penanggulangan berbagai kondisi darurat di wilayah desa.