Bukti – Mewakili Camat Kubutambahan, Kasi Pembangunan Kecamatan Kubutambahan, I Ngurah Semarajaya Seputra, menghadiri kegiatan Rembug Stunting yang dilaksanakan di Kantor Perbekel Desa Bukti, Senin (18/5/2026).
Kegiatan dibuka langsung oleh Perbekel Desa Bukti dan dihadiri Ketua dan Anggota BPD, Sekretaris Desa, Pendamping Desa, Pendamping PLKB, Kader Pembangunan Manusia (KPM), perwakilan Puskesmas I Kubutambahan, Babinsa, Bhabinkamtibmas Desa Bukti, serta para kader Posyandu Desa Bukti.
Rembug Stunting merupakan bagian dari program nasional pemerintah dalam upaya percepatan penanggulangan dan pencegahan stunting melalui perencanaan pembangunan desa, khususnya di bidang kesehatan masyarakat.
Dalam kegiatan tersebut dipaparkan hasil pendataan dan laporan KPM Desa Bukti terkait sasaran program percepatan penurunan stunting, di antaranya:
1. Sasaran remaja putri sebanyak 125 orang, dengan tingkat kehadiran aktif sebanyak 70 orang;
2. Calon pengantin sebanyak 15 orang;
3. Sasaran kesehatan ibu dan anak sebanyak 15 orang, dengan kategori risiko tinggi sebanyak 4 orang dan ibu hamil dengan Kekurangan Energi Kronis (KEK) sebanyak 3 orang;
4. Anak usia 0–59 bulan sebanyak 250 anak, dengan risiko stunting tercatat sebanyak 6 anak yang tersebar di tiga dusun, masing-masing dua anak;
5. Keluarga berisiko stunting tercatat sebanyak 1 kepala keluarga.
Dalam rembuk tersebut juga ditegaskan bahwa upaya pencegahan stunting dilakukan melalui tiga pilar utama, yakni perbaikan pola makan dan pemenuhan nutrisi, peningkatan pola asuh anak, serta perbaikan sanitasi dan akses air bersih.
Pihak kecamatan berharap seluruh stakeholder terkait dapat terus memperkuat koordinasi dan kerja sama dalam penanganan stunting, sehingga angka pertumbuhan stunting di Desa Bukti dapat terus ditekan pada tahun-tahun mendatang, bahkan diharapkan mampu mencapai nol kasus stunting.