Singaraja, 13 Mei 2026 – Staf Trantib Kecamatan Kubutambahan, I Ketut Suardika, menghadiri kegiatan Focus Group Discussion (FGD), Sosialisasi Internalisasi, dan Koordinasi Awal Penyusunan Dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Buleleng Tahun 2027–2031 yang dilaksanakan di Kantor Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Buleleng.
Kegiatan tersebut dibuka langsung oleh Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng dan dihadiri oleh perwakilan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait, di antaranya Bappeda, Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil, Dinas Kesehatan, Disdikpora, Dinas Sosial, Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan, para camat se-Kabupaten Buleleng, BPS, PMI, serta Ketua Forkom Perbekel Kabupaten Buleleng.
Dalam arahannya, Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Buleleng meminta seluruh peserta memberikan masukan dan pendapat terkait potensi bencana yang belum tercantum dalam daftar identifikasi hingga tahun 2025. Selain itu, data mengenai kerawanan sosial dan dampak ekonomi akibat bencana juga menjadi perhatian dalam penyusunan dokumen tersebut.
Tim penyusun dalam pemaparannya menjelaskan bahwa Dokumen Kajian Risiko Bencana Kabupaten Buleleng Tahun 2027–2031 nantinya akan menjadi dasar dalam menentukan arah kebijakan pembangunan daerah ke depan, khususnya dalam bidang penanggulangan bencana. Kajian ini juga bertujuan untuk memperbarui data dan informasi terkait riwayat kejadian bencana, ancaman, serta kapasitas daerah dalam menghadapi risiko bencana.
Melalui kajian tersebut, diharapkan dapat dihasilkan peta risiko dan lokasi rawan bencana di wilayah Kabupaten Buleleng. Para camat diminta untuk mengumpulkan data terkait lokasi yang paling sering terdampak bencana di masing-masing wilayah, yang selanjutnya akan dibahas kembali dalam rapat lanjutan setelah seluruh data terkumpul.
Dalam sesi diskusi, para peserta rapat mengusulkan agar data-data yang diperlukan dibuatkan dalam format atau blangko khusus guna mempermudah pengumpulan data. Seluruh OPD terkait juga menyatakan kesiapan untuk mendukung dan memberikan data yang dibutuhkan oleh tim penyusun.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya Pemerintah Kabupaten Buleleng dalam memperkuat sistem mitigasi dan penanggulangan bencana secara terpadu dan berkelanjutan.
Sumber : Laporan Staf Trantib Kecamatan Kubutambahan Ketut Suardika