Buleleng – Camat Kubutambahan, I Nyoman Arya Lanang Subahagia Putra, menghadiri Pembukaan Buleleng Education Expo (BEE) Tahun 2026 yang diselenggarakan oleh Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga Kabupaten Buleleng di Gedung Kesenian Gde Manik Singaraja, Rabu (20/5/2026).
Kegiatan yang digelar dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional dan Hari Kebangkitan Nasional Tahun 2026 tersebut mengusung tema “Kolaborasi dan Sinergi Semesta Menuju Singaraja Kota Pendidikan”. BEE 2026 berlangsung selama tiga hari, mulai 20 hingga 22 Mei 2026.
Pembukaan BEE 2026 dilakukan secara resmi oleh Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, didampingi Bunda PAUD Kabupaten Buleleng, Ny. Wardhany Sutjidra, serta Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Gede Suyasa. Pembukaan ditandai dengan pemukulan gong sebagai simbol dimulainya rangkaian kegiatan pameran pendidikan dan kolaborasi antar pemangku kepentingan pendidikan di Kabupaten Buleleng.
Dalam sambutannya, Bupati Buleleng, I Nyoman Sutjidra, menyampaikan bahwa BEE 2026 menjadi wadah untuk memperkenalkan pembelajaran mendalam, pengembangan koding, serta pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) dalam dunia pendidikan. Selain itu, kegiatan ini diharapkan mampu memperkuat sinergi antara pemerintah, dunia usaha dan industri, perguruan tinggi, serta komunitas pendidikan guna mendukung terwujudnya Singaraja sebagai Kota Pendidikan.
Lebih lanjut dijelaskan, konsep BEE terinspirasi dari filosofi lebah yang dikenal sebagai simbol kerja keras dan mampu menghasilkan manfaat bagi kehidupan. Filosofi tersebut diharapkan dapat menjadi semangat bersama dalam memajukan dunia pendidikan di Kabupaten Buleleng.
BEE Tahun 2026 bertujuan untuk memetakan potensi dan capaian pendidikan di Kabupaten Buleleng, sekaligus menyosialisasikan hasil pembangunan pendidikan dan program wajib belajar kepada masyarakat. Kegiatan ini juga menjadi bagian dari upaya percepatan penanganan Anak Tidak Sekolah (ATS) menuju Zero Drop Out, serta memperkenalkan Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) sebagai alternatif pendidikan kesetaraan.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut unsur Forkopimda Kabupaten Buleleng, pimpinan perangkat daerah, para camat se-Kabupaten Buleleng, kepala sekolah, pengawas sekolah, guru, serta undangan lainnya.
Selain pameran pendidikan, kegiatan juga dimeriahkan dengan berbagai penampilan seni dan kreativitas siswa mulai dari jenjang PAUD, SD, SMP, SMA/SMK hingga perguruan tinggi. Beragam pertunjukan budaya, seni tari, musik tradisional, hingga pameran inovasi pendidikan turut memeriahkan rangkaian kegiatan tersebut.
Melalui pelaksanaan Buleleng Education Expo 2026 diharapkan dapat tercipta wadah kolaborasi, promosi, dan apresiasi bagi dunia pendidikan, sekaligus mendorong terbangunnya ekosistem pendidikan yang inovatif, kreatif, dan berdaya saing di Kabupaten Buleleng.