-
kubutambahan@bulelengkab.go.id
Kecamatan Kubutambahan

Kasi Sosbud Kecamatan Kubutambahan Ikuti Zoom Meeting Sosialisasi Ground Check PBI Katastropik

Admin kubutambahan | 27 Februari 2026 | 108 kali

Kubutambahan, 27 Februari 2026 — Kepala Seksi Sosial dan Budaya (Kasi Sosbud) Kecamatan Kubutambahan, Made Sukrapa, mengikuti kegiatan Zoom Meeting Sosialisasi Pelaksanaan Ground Check Penerima Bantuan Iuran (PBI) Katastropik pada Jumat (27/2).

Kegiatan sosialisasi ini merupakan langkah awal dalam rangka persiapan pelaksanaan verifikasi dan validasi data peserta PBI Katastropik. Melalui kegiatan ini, diharapkan seluruh pihak yang terlibat dapat memahami mekanisme pelaksanaan ground check secara menyeluruh.

Sosialisasi dibuka oleh Asisten I Sekretaris Daerah Kabupaten Buleleng, Putu Ariadi Pribadi, S.STP., M.A.P. Dalam arahannya, beliau menyampaikan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk memberikan pemahaman kepada perangkat desa/kelurahan serta petugas lapangan terkait tata cara pelaksanaan ground check PBI Katastropik agar proses verifikasi dan validasi data dapat berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Adapun tujuan sosialisasi ini antara lain untuk menyampaikan informasi mengenai kriteria peserta PBI Katastropik, menjelaskan mekanisme dan tahapan pelaksanaan ground check, meningkatkan koordinasi antarinstansi dalam proses verifikasi data, serta memastikan data peserta PBI benar-benar tepat sasaran sesuai kondisi sosial ekonomi masyarakat.

Pelaksanaan ground check PBI Katastropik dimulai pada 27 Februari 2026 dan akan berlangsung hingga 14 Maret 2026. Untuk wilayah Kecamatan Kubutambahan, desa yang menjadi sasaran kegiatan meliputi Desa Kubutambahan, Desa Depeha, Desa Tunjung, dan Desa Tamblang. Pemerintah desa bersama pihak kecamatan diharapkan dapat mendampingi pelaksanaan kegiatan tersebut guna mendukung kelancaran proses di lapangan.

Dengan dilaksanakannya kegiatan ini, diharapkan proses verifikasi dan validasi data PBI Katastropik dapat berjalan optimal sehingga bantuan yang diberikan benar-benar tepat sasaran dan sesuai dengan kondisi riil masyarakat di lapangan.