-
kubutambahan@bulelengkab.go.id
Kecamatan Kubutambahan

Kecamatan Kubutambahan Meriahkan Parade Budaya HUT Kota Singaraja ke-422

Admin kubutambahan | 30 Maret 2026 | 99 kali

Singaraja, 30 Maret 2026 — Kecamatan Kubutambahan turut ambil bagian dalam Parade Budaya yang digelar dalam rangka perayaan Hari Ulang Tahun (HUT) Kota Singaraja ke-422. Kegiatan yang mengusung tema Bhineka Shanti Jagadhita tersebut berlangsung meriah di Taman Kota Singaraja.

Kecamatan Kubutambahan tampil sebagai peserta dengan nomor urut 4, menampilkan susunan barisan yang tertata apik, mulai dari papan nama, barisan gebogan, barisan uparengga, barisan payas deeng perempuan khas Buleleng, barisan tari baris khas Desa Adat Bila Tua (Tari Baris Dembang Dembung), hingga barisan fragmentari yang diiringi oleh Sekaa Baleganjur Desa Bontihing.

Parade budaya ini diawali dengan laporan dari Bupati Buleleng yang menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan upaya untuk menggali, melestarikan, dan memperkenalkan kembali sejarah Kerajaan Buleleng, khususnya kisah kepahlawanan Ki Barak Panji Sakti sebagai pendiri kerajaan.

Selanjutnya, Gubernur Bali secara resmi membuka kegiatan dengan membunyikan alat musik tradisional Bali, yaitu ceng-ceng. Prosesi pembukaan tersebut turut didampingi oleh Bupati dan Wakil Bupati Buleleng, Ketua DPRD Provinsi Bali, Ketua DPRD Kabupaten Buleleng, Kapolres Buleleng, serta Dandim 1609/Buleleng.

Dalam penampilannya, Kecamatan Kubutambahan mengusung fragmen tari yang mengisahkan perjalanan heroik Ki Barak Panji Sakti. Salah satu adegan yang menjadi sorotan adalah visualisasi perjalanan beliau menuju Desa Panji, di mana ia bertemu dengan sosok legendaris Panji Landung. Adegan ini dikemas melalui koreografi yang kuat dan sarat makna, mencerminkan ketegasan, kearifan lokal, serta kekuatan spiritual sebagai fondasi kejayaan Buleleng di masa lampau.

Parade budaya ini menempuh rute dari Taman Kota Singaraja, melintasi Jalan Pramuka, dan berakhir di Terminal Banyuasri. Sepanjang rute, berbagai atraksi seni dan budaya ditampilkan oleh para peserta, yang disambut antusias oleh masyarakat yang memadati jalur parade.

Partisipasi Kecamatan Kubutambahan dalam kegiatan ini menjadi bentuk nyata komitmen dalam melestarikan nilai-nilai budaya lokal sekaligus memperkuat identitas sejarah daerah di tengah masyarakat.

Melalui penyelenggaraan parade budaya ini, diharapkan semangat kebhinekaan, kedamaian, dan kesejahteraan sebagaimana tema yang diusung dapat terus terjaga dan diwariskan kepada generasi mendatang.