Tamblang, 4 Februari 2026 — Mewakili Camat Kubutambahan Kasi Pembangunan I Ngurah Semarajaya Seputra menghadiri kegiatan Sosialisasi Desa Digital berbasis Artificial Intelligence (AI) yang dilaksanakan di Kantor Perbekel Tamblang, Rabu (4/2/2026). Kegiatan ini dilaksanakan sehubungan dengan penetapan Desa Tamblang sebagai pilot project Desa Digital berbasis AI dengan aplikasi Desa+, yang dikembangkan oleh Bali Interaktif Perkasa melalui program Corporate Social Responsibility (CSR).
Kegiatan sosialisasi tersebut dibuka secara resmi oleh Perbekel Desa Tamblang dan menghadirkan narasumber dari Tim Cogniriva Solusi Indonesia. Turut hadir dalam kegiatan ini Sekretaris Desa se-Kecamatan Kubutambahan, Ketua LPM, perwakilan BPD, tokoh masyarakat, perwakilan Dinas Komunikasi, Informatika, Persandian dan Statistik (Kominfo Santhi) Kabupaten Buleleng, perwakilan Dinas Pariwisata Kabupaten Buleleng, serta perangkat Desa Tamblang.
Dalam pemaparannya, narasumber menjelaskan konsep Smart Village berbasis AI, yaitu transformasi layanan pemerintahan desa menuju sistem digital yang efisien, terintegrasi, transparan, dan partisipatif. Program ini dirancang sebagai sarana pemindahan aktivitas perkantoran desa ke dalam aplikasi digital, sehingga seluruh pelayanan administrasi desa dapat dilakukan secara daring (online).
Selain mempermudah masyarakat dalam mengakses layanan, sistem Desa Digital berbasis AI ini juga mendukung perangkat desa dalam pengelolaan dan analisis data, penyusunan laporan, serta pengambilan keputusan berbasis data yang lebih akurat dan cepat.
Desa Tamblang ditetapkan sebagai desa percontohan (pilot project) Desa Digital berbasis AI, sebelum selanjutnya konsep ini dikembangkan dan diterapkan di desa-desa lain di wilayah Kecamatan Kubutambahan sebagai bagian dari upaya mewujudkan tata kelola pemerintahan desa yang modern dan berbasis teknologi.
Melalui kegiatan ini, Kasi Pembangunan Kecamatan Kubutambahan mengapresiasi langkah penetapan Desa Tamblang sebagai pilot project Desa Digital berbasis AI, serta berharap implementasi program ini dapat memberikan manfaat yang baik bagi perangkat desa dalam meningkatkan kinerja pelayanan, sekaligus memudahkan warga masyarakat dalam mengakses pelayanan publik.