Lovina – Pemerintah Kecamatan Kubutambahan melalui Kepala Seksi Sosial Budaya, I Made Sukrapa, menghadiri kegiatan Rapat Koordinasi Pencegahan dan Pengendalian Penyakit (P2P) yang diselenggarakan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng, Selasa (12/5), bertempat di Hotel Lovina Haven Boutique Resort Bali.
Kegiatan yang dimulai pukul 08.00 WITA tersebut diawali dengan menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan doa bersama. Selanjutnya, rapat koordinasi dibuka secara resmi oleh Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng.
Dalam sambutannya, Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Buleleng menyampaikan bahwa Rakor P2P merupakan kegiatan strategis dalam upaya memperkuat koordinasi lintas sektor terkait pencegahan dan pengendalian penyakit di Kabupaten Buleleng. Hal ini mengingat kasus penyakit menular maupun tidak menular masih menjadi perhatian serius pemerintah daerah.
Selain itu, penyakit Demam Berdarah Dengue (DBD) dan rabies juga menjadi fokus perhatian Pemerintah Kabupaten Buleleng. Ditekankan bahwa kasus DBD dapat terjadi sewaktu-waktu sehingga diperlukan kewaspadaan bersama serta penguatan langkah-langkah pencegahan di tengah masyarakat.
Dalam rakor tersebut, peserta juga menerima sejumlah materi dari narasumber terkait upaya pencegahan dan penanganan penyakit. Adapun materi yang disampaikan meliputi “Langkah Jitu Bebas Demam Berdarah” oleh dr. Arya N., “Deteksi Dini dan Penemuan Kasus Campak Rubella” oleh dr. Suciawan, serta “Peran Caregiver dalam Pendampingan ODGJ” oleh dr. Rabiatul.
Kegiatan dilanjutkan dengan sesi diskusi dan tanya jawab guna memperkuat sinergi serta pemahaman peserta dalam mendukung program kesehatan di wilayah masing-masing.
Melalui kegiatan ini diharapkan koordinasi antarinstansi dalam upaya pencegahan dan pengendalian penyakit dapat semakin optimal sehingga tercipta masyarakat yang sehat dan berkualitas di Kabupaten Buleleng.