Kubutambahan, 25 Maret 2025 - Bertempat di ruang rapat Kantor Camat Kubutambahan, Dinas P2KBP3A Kabupaten Buleleng melalui PLKB Kecamatan Kubutambahan gelar Minilokarya yang membahas sosialisasi Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga (Kemendukbangga) serta konsep awal Quick Win Super Apps "Keluarga Indonesia". Acara ini juga menyoroti penanganan stunting di wilayah tersebut.
Wakili Camat Kubutambahan, Pelaksana Tugas (Plt.) Kasi Sosial dan Budaya (Sosbud) Kecamatan Kubutambahan, Made Artawati, SH hadir dan membuka langsung sosialisasi tersebut. Dalam arahannya, Made Artawati menekankan pentingnya peran serta seluruh peserta dalam mengikuti dan menyimak materi sosialisasi. Ia juga mendorong implementasi program-program pemerintah yang disampaikan dalam kegiatan tersebut.
"Partisipasi aktif dari seluruh peserta sangat diharapkan agar program-program pemerintah, khususnya terkait Kemendukbangga dan penanganan stunting, dapat diimplementasikan secara optimal di wilayah Kubutambahan," ujar Made Artawati.
Minilokarya ini menghadirkan narasumber dari Dinas Pemberdayaan Perempuan, Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan, dan Perlindungan Anak (P2KBP3A) Kabupaten Buleleng, I Gusti Ayu Putu Suharyati, SE, M.Ap. Dalam paparannya, beliau menjelaskan filosofi lambang Kemendukbangga serta program-program Quick Win yang meliputi gerakan orang tua asuh, taman asuh sayang anak, gerakan ayah teladan, aplikasi Super Apps Keluarga Indonesia, dan lansia berdaya.
Selain itu, acara ini juga membahas data stunting di Kecamatan Kubutambahan yang dipaparkan oleh Penyuluh Keluarga Berencana (PKB). Dari data tersebut, diketahui bahwa pendampingan keluarga berisiko stunting selama tahun 2024 secara umum telah berjalan baik. Namun, masih terdapat beberapa kendala, antara lain:
Untuk mengatasi kendala tersebut, para peserta Minilok memberikan beberapa saran, di antaranya:
Minilokarya ini dihadiri oleh berbagai pihak terkait, antara lain perwakilan dari Puskesmas I dan II Kubutambahan, Satuan Tugas (Satgas) Teknis PKB/PLKB/TPK, serta Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dari desa Tamblang, Bila, Pakisan, dan Bontihing.
Dengan adanya Minilokarya ini, diharapkan penanganan stunting di Kecamatan Kubutambahan dapat berjalan lebih efektif dan program-program Kemendukbangga dapat diimplementasikan dengan baik.