-
kubutambahan@bulelengkab.go.id
Kecamatan Kubutambahan

Kasi Pembangunan Kecamatan Kubutambahan Hadiri Sosialisasi Rencana Bisnis Pusat Logistik KDKMP

Admin kubutambahan | 01 April 2026 | 65 kali

Buleleng – Mewakili Camat Kubutambahan, Kasi Pembangunan I Ngurah Semarajaya Seputra menghadiri kegiatan Sosialisasi Rencana Bisnis Pusat Logistik dan Distribusi KDKMP yang diselenggarakan oleh Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten Buleleng, Rabu (1/4/2026), bertempat di Gedung PLUT UMKM Kabupaten Buleleng.

Kegiatan ini dibuka langsung oleh Kepala Dinas Perdagangan, Perindustrian, Koperasi dan UMKM Kabupaten Buleleng serta dihadiri oleh sejumlah pemangku kepentingan, di antaranya Kepala Dinas PMDPPKB, Ketua Dikopinda Kabupaten Buleleng, para camat, Ketua Forkom KDKMP Provinsi Bali, Ketua Forkom Perbekel Kabupaten Buleleng, Ketua Forkom Perbekel Kecamatan se-Kabupaten Buleleng, Koordinator KDKMP Kabupaten Buleleng, Ketua KDKMP se-Kabupaten Buleleng, perwakilan Kementerian Koperasi, serta narasumber Ida Bagus Widia.

Dalam sambutannya, disampaikan bahwa keberadaan Koperasi Merah Putih saat ini masih menghadapi berbagai kendala sehingga belum seluruhnya dapat berjalan optimal. Oleh karena itu, kegiatan sosialisasi ini dinilai penting guna mendorong penguatan kerja sama antar koperasi serta pembentukan pusat logistik dan distribusi yang mampu mendukung kebutuhan operasional koperasi. Dari total 148 koperasi desa, tercatat baru 17 koperasi yang telah memiliki gudang (grey).

Selanjutnya, narasumber Ida Bagus Widia memaparkan materi terkait pengembangan pusat logistik dan distribusi, penguatan kemitraan, serta langkah strategis dalam pengembangan koperasi berbasis analisis bisnis yang meliputi aspek produksi, distribusi, dan konsumsi.

Melalui kegiatan ini, diharapkan terbangun sinergi antar koperasi, pemetaan potensi mitra, serta tersusunnya strategi pendampingan sehingga KDKMP dapat berperan sebagai pusat distribusi kebutuhan pokok, layanan apotek desa, serta pengembangan usaha masyarakat lainnya.

Kegiatan ini juga mencakup diskusi strategi kerja sama, pemetaan potensi aset desa/daerah, serta pelibatan pihak ketiga dalam mendukung permodalan, perhitungan bisnis, dan penyediaan logistik.